Tips Terbaik Pembibitan Ikan Gurami

Ikan gurami adalah sejenis ikan air tawar yang sangat populer dan di sukai sebagian ikankomsumsi di Asia tenggara dan Asia selatan. Di samping dari itu Di Negara-negara lainya ikan gurami juga banyak di perlihara di dalam akuarium, Pada umunya di kenal dengan nama Gurami, Ikan gurami ini juga memiliki beberapasebutan lain, lokal seperti (Gurame, Sd). (Grameh, Jw) (Kalui, Jb) (Ikan kali, Plg) Dan Lain sebagainya.

Tips Terbaik Pembibitan Ikan Gurami


Pada postingan kali ini saya sabdaalamnusantara.blogspot.com AKan mengulas Tips Terbaik Pembibitan Ikan Gurami yang telah saya jumpai dengan pengalaman saya (Digramedia).

1. Pendahuluan

Gurami/gurame adalah sejenis ikan yang mempunyai pertubuhan agak lambat, akan tetapi harganya relatif bertambah di setiap waktu. Untuk di daerah DKI Jakartajenis ikan ini cocok sekali, Karena ikan ini tidak membutuhkan air yang mengalir. Nah..., Untuk memberi petunjuk buat masyarakat yang berminat Tips Terbaik Pembibitan Ikan Gurami atau Budidaya ikan gurami tersebut silahkanandasimakdan memahami tatacara cara pembibitan ikan gurami/gurame.

2. Jenis

Jenis ikan gurami yang di kenal masyarakat berdasarkan berbentuk 2 yaitu :

1. Gurami angsa (Soang) Berbadan relatif panjang, Sisik relatif berukuran lebar yang dapat di capai berat 8 cm, Dan panjang 65 cm.

2. Gurami Jepang Badan relatif pendek dan bersisik lebih kecil, Ukuran yang di capai hanya 45 cm dan berat kurang dari 4,5 kg, Apabila di lihat dari warnanya terdapat gurami hitam, putih dan belang.

3. Memilih Induk

Jenis induk yang di gunakan sebaiknya mencapai umur yang 3 Tahun, Dan untuk membedakan induk jantan dan induk betina dapat di lihat dari Ciri-ciri seperti Berikut :

1. Induk betina atau ikan betina yang mempunyai dasar sirip dada yang gelap atau berwarna yang gelap, Dan warna dagu ikan betina Keputih-putihan atau rada-rada sedikit coklat. Apabila di letakkan di lantai maka ikan betina tidak menunjukkan reaksi Apa-apa. Lebih baik telah berumur 3 sampai 7 Tahun.

2. Induk jantan mempunyai dasar sirip yang berwarna terang atau Keputih-putihan, Dan mempunyai dagu yang berwarna kuning lebih tebal dari pada ikan betina dan menjulur. Si induk jantan apabila di letakkan di lantai atau di tanah akan menunjukkan reaksinya dengan cara mengangkat pangkal sirip ekornya ke Atas.

Selain mengetahui perbedaan induk jantan dan betina perlu juga di ketahui demi keberhasilan pembenihan gurami tersebut.

Induk telah berumur 3 hingga 7 tahun. Berbeda dengan induk ikan tambakan, Induk ikan gurami ini semakin bertambah umurnya akan mengeluarkan telur yang semakin banyak, Perut akan membulat dan relatif panjang dengan warna badan yang terang, Kemudian sisik-sisiknya di usahakan tidak cacat/hilang dan masih dalam keadaan tersusun rapih.

Induk betina yang cukup umur dan matang kelamin di tandai dengan perutnya akan membesar kebelakang atau pada lubang duburnya. Lalu pada lubang anus akan tampak putih Kemerah-merahan. Jika kita coba untuk meraba perutnya akan terasa lembek.

4. Pemijahan

Pemasukan air di laksanakan pada Pagi-pagi sekali, hingga menjelang jam (10.00) kolam telah berisi air setengahnya. Kemudian Induk-induk yang telah berhasil di seleksi di masukkan dalam kolam dengan berhati-hati dan dengan penuh rasa kasih dan sayang.

Kemudian perbandingan jumlah antara induk jantan dan betina biasa 1 : 1 - 14 dengan harapan induk jantan paling sedikit dapat mengawini 2 ekor induk betina dalam 1 tarikan. Setelahdi lepaskan di dalam kolam pemijahan yang biasanya induk jantan tidak otomatis lansung membuat sarang, Tetapi terlebih berjalan-jalan mundar mandir mengenali wilayahnya. Setelah15 hari semenjak di lepaskan induk jantan biasanya telah lansung di sibukkan oleh kegiatanya membuat sarangnya.

Garis tengah sarang biasanya kurang lebih 30 cm, yang biasanya di kerjakan oleh induk jantan tersebut selama 1 minggu Atau7 hari. Setelah sarang di buatnya si induk jantan Cepat-cepat mencari dan merayu induk betina untuk bersama-sama memijah di sarang. Lalu induk betina ini akan menyemprotkan Telur-telurnya kedalam sarang melalui lubang sarang yang kecil. Kemudian si jantan akan menyemprotkan spermanya. yang akhirnya terjadilah perubahan di dalam istana ijuk ini. Tidak sepertinya halnya ikan mas yang pememijahanya beberapa jam saja.

Pemijahan ikan gurami ini biasanya berlangsung cukup lama juga, Dan induk jantan bertugas menjaga sarangnya selama pemijahan berlangsung, Dan setelah pemijahan selesai yang biasanya giliran induk betina yang bertugas menjaga keturunanya. Dengan terlebih dulu menutup lubang sarang dengan ijuk atau rumputan yang kering.

Dengan naluraninya sebagai induk orang tua yang baik, biasanya induk betina ini menjaga Anak-anaknya dan tidak lupa mengipaskan Siripnya terutama sirip ekor kearah sarangnya. Gerakan sirip induk betina ini akan akan meningkatkan kandungan oksigen terlarut di dalam air. Air dalam kandungan oksigen yang cukup akan membantu menetaskan Telur-telur di dalam sarang, sebab seperti yang di ketahui telurpun butuh oksigen dalam prosesnya menjadi benih Ikan.

Sementara dengan rasa kasih dan sayang induk betina menjaga keturunanya, Dan induk jantan akan kembali menyusun sarang dan memikat induk betina yang lainya untuk melanjutkan keturunanya. Dari atas kolam kita dapat mengetahui Induk-induk yang telah memijah tampa turun ke kolam dengan melihat adanya bau Amis, Dan melihat adanya lapisan minyak yang tepat diatas sarang pemijahan.

5 Penetasan

Penetesan dapat di lakukan di paso, aquarium atau Ember dari plastik. Cara memindahkan telur dari dalam sarang ke paso/aquarium di lakukan dengan cara hati-hati dan tidak perlu kasar untuk menghindari agar telur tidak pecah. Kemudian sarang dari ijuk yang ada 5 cm di bawah permukaan air dan telah di tutup rapat. diangkat dengan cara di masukkan kedalam ember yang berisi 3/4 bagian Ember, Dan sarang menghadap keatas dan di tenggelamkan kemudian berlahan-lahan tutp sarang di buka. Maka Telur-telur akan keluar dan mengembang di permukaan air. Seterusnya telur diangkat dengan menggunakan piring kecil untuk di pindahkan ke paso/aquarium atau ember bak yang telah di isi air bersih yang telah di endapkan. Dan penggantian air di lakukan secara rutin agar agar Telur-telur agar menetas dengan sempurna, kemudian telur yang tidak menetas segera di keluarkan. Lalu telur akan menetas dalam tempo 30-36 Jam.

6. Pendederan

Selama 5 hari Benih-benih belum membutuhkan makanan Tambahan. Karena masih menghisap kuning telur (yolk sack). Setelah lewat masa benih itu membutuhkan makanan yang harus di suplai dari luar, oleh karena itu benih masih belum di tebarkan di kolam harus di beri makan Infusoria.

Jika benih hendak di tebarkan di kolam, kolam harus di bersihkan dan di pupuk dengan pupuk kandang 1kg/m2. Setelah 1 minggu benih di tebarkan yaitu ketika air kolam  telah berubah menjadi Kehijau-hijauan. Benih gurami umur 7 hari dapat di pasarkan kepada para pendedar dengan sistem jual sarang sehingga frekwensi pembenihan dapat di tingkatkan. Dan padat tebar pendederan 50-100 ekor/m2, Sementara kolam yang di pergunakan berkisar 50.250 m2. Meskipun pemeliharaan gurami relatif memerlukan waktu lama akan tetapi harga jualnya yang tinggi tetap akan memberi tetap akan memberi keuntungan yang belipat ganda.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikelTips Terbaik Pembibitan Ikan Gurami  tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/08/tips-terbaik-pembibitan-ikan-gurami.html



0 comments:

Post a Comment

Tips Terbaik Pembibitan Ikan Gurami